Sukabumi, 4 April 2026 — Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan zakat melalui kegiatan Expose Zakat 1447 H yang digelar di Pondok Pesantren Habibillah Al-Karomah Al-Haq, Kecamatan Sagaranten, Sabtu (4/4/2026).
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi forum laporan kinerja, tetapi juga sarana evaluasi terbuka atas capaian penghimpunan zakat dan infak yang dilakukan melalui Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula (MDTU) di Kabupaten Sukabumi.
Ketua UPZ FKDT Kabupaten Sukabumi, Lukmanul Hakim, menegaskan bahwa pengelolaan zakat merupakan amanah dari BAZNAS Kabupaten Sukabumi yang harus dijalankan secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab. Ia menekankan bahwa expose zakat diarahkan untuk membangun budaya akuntabilitas, bukan kompetisi antarwilayah.
“Ini bukan ajang perlombaan, melainkan bentuk apresiasi atas kinerja nyata pengurus di tingkat kecamatan dalam mengelola amanah umat,” tegasnya.
Ia mengungkapkan, meskipun terjadi peningkatan penghimpunan zakat dan infak pada tahun ini, realisasi yang dicapai masih berada di kisaran 20 persen dari total potensi muzaki di lingkungan MDTU. Kondisi tersebut menunjukkan masih besarnya ruang optimalisasi yang perlu digarap secara serius dan terstruktur.
“Potensi besar yang belum tergarap ini menjadi pekerjaan rumah bersama. Edukasi dan penguatan kepercayaan masyarakat terhadap UPZ harus terus ditingkatkan,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan sistem pengelolaan yang akuntabel dan transparan menjadi kunci utama dalam meningkatkan partisipasi muzaki, sekaligus memastikan bahwa dana yang dihimpun benar-benar memberikan dampak bagi kesejahteraan umat dan pengembangan pendidikan keagamaan.
Kegiatan expose juga dirangkaikan dengan halal bihalal sebagai bagian dari penguatan silaturahmi dan konsolidasi organisasi pasca-Ramadan. Momentum ini dimanfaatkan untuk mempererat sinergi antar pengurus FKDT dalam mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan diniyah.
Sementara itu, Ketua DPC FKDT Kabupaten Sukabumi, H. Abdullah, menilai expose zakat memiliki nilai strategis dalam meningkatkan literasi publik mengenai zakat, baik dari sisi penghimpunan maupun pendayagunaan.
“Zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen sosial yang memiliki dampak besar terhadap kesejahteraan umat jika dikelola secara optimal,” ungkapnya.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja pengurus di tingkat kecamatan, UPZ FKDT Kabupaten Sukabumi memberikan penghargaan kepada lima DPAC FKDT terbaik, yakni Kecamatan Cikembar, Nagrak, Cicantayan, Gegerbitung, dan Nyalindung. Penghargaan diberikan dalam bentuk piagam serta dukungan sarana berupa tiga unit laptop dan dua unit printer untuk memperkuat layanan administrasi.
Selain itu, DPC FKDT Kabupaten Sukabumi juga menyalurkan bantuan inventaris berupa laptop kepada 17 kecamatan yang dinilai memiliki dedikasi dan integritas tinggi dalam pengembangan MDTU.
Melalui kegiatan ini, UPZ FKDT Kabupaten Sukabumi menargetkan peningkatan kualitas tata kelola zakat yang lebih profesional sekaligus memperluas jangkauan penghimpunan dana. Langkah tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan potensi zakat serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan keagamaan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sukabumi.
Kontributor: Irvan Ramdhani